Minggu, April 30, 2006

April sepii ...

Susah banget rasanya untuk nge-blog bulan April ini, padahal ada beberapa topik menarik yang muncul, bahkan sempat juga menulis untuk diposting disini, tapi entahlah yang jelas akhirnya nggak keposting disini karena berbagai alasan, nggak sempat akses internet lewat komputer, hingga banyak kegiatan offline yang lebih urgent.
Akses internet via personal komputer agaknya susah dan jadi salah satu alasan disini, mengapa? Ya, saya harus keluar ruangan dulu menuju ruang khusus yang nggak dekat juga, butuh kekuatan dan energi khusus (baca: kendaraan dan biaya) juga untuk bisa kesana, hal itu biasanya saya sempatkan pas waktu longgar setelah tugas rutin selesai saja.

Sebenarnya, bisa dikatakan tiap hari saya mengakses internet untuk keperluan pribadi seperti mailing, blogs reading, wap news reading detik.com, dan searching via Google. Namun semua aktifitas ini sangat mahal, karena biayanya dibebankan pada seberapa besar file yang didownload, maklumlah via ponsel GPRS. Akibatnya, saya harus nge-rem agar tidak kebablasan dengan cara:

  • Akses internet pas waktu senggang, biasanya tengah malam atau diluar waktu kerja agar tak mengganggu pekerjaan dan lebih konsentrasi.

  • Baca yang sekiranya perlu saja dan jangan asal pencet, biasanya hanya situs berita yang uptodate atau blog yang informatif dan nggak basi.

  • Mematikan fitur foto/gambar agar tak kedownload, saya sendiri bingung juga, walaupun fitur ini dimatikan tapi server provider kadang tetap mencatat adanya download yang cukup besar.

  • Mematikan fitur Javascript.

  • Menghidupkan fitur caching.

  • Menggunakan fitur yang disediakan Google untuk pencarian, saya suka Google karena memiliki kelebihan dapat menyesuaikan situs web agar lebih mudah diakses melalui ponsel yang cenderung memiliki layar kecil dan hemat bandwidth. Yang membuat saya ketagihan adalah kecanggihan Google dengan mudah dapat saya rasakan melalui manfaatnya sehingga saya tidak merasa rugi, Google mampu menolong saya seperti pada saat saya mencari tahu tentang “RSA” atau “chiper” dan saya menemukannya dengan mudah. Bahkan hingga halaman web berupa file pdf dapat dikonversi kedalam text biasa dan dapat diterima mudah oleh ponsel, so nggak perlu lagi pdf reader :)

  • Tidak menggunakan web-based email punya Gmail. Gmail memang full script, Java adalah salah satu yang paling banyak digunakan. Sekali membukanya maka fitur Java minta diaktifkan dan akhirnya berkilo-kilo file kedownload, memang ada Gmailwireless yang ramping, tapi nggak pernah bisa masuk dan nggak diupdate lagi tuh kayaknya. Sepanjang sepengetahuan saya, email Yahoo menyediakan fungsi ponsel, cukup minimalis, isi pesan juga dibuat berlanjut.

  • Mematikan ponsel saat tidak digunakan, terutama malam hari hingga pagi. Mengingat catatan billing menunjukkan adanya akses ilegal yang tidak saya ketahui, dimana GPRS tiba-tiba aktif sendiri, hal ini terjadi seperti adanya permintaan data atau ping dari server provider.

  • Jika masih kelebihan beban biaya, datang ke pusat layanan terdekat dan minta matikan saja GPRSnya :)


Secara sadar, saya tahu rekan-rekan blogger melalui postingnya sempat mengingatkan agar hati-hati menggunakan akses internet jenis ini, selain karena adanya kelipatan biaya yang dikenakan, akses jenis ini memiliki keterbatasan seperti kecepatan akses dan file download yang terbatas. Untuk harus mematikan fungsi GPRS, rasanya agak berat hati karena faktor kelebihannya saja, mobile, sehingga dapat menemani dimana saja berada. Ya, hematlah.

1 komentar:

  1. Woopss ... ok dech Gmail udah ganti wajah via WAP.
    Sorry, I Love Gmail :)

    BalasHapus