Rabu, Februari 03, 2010

Jakarta Memang Berisik!

Di ranah social-media, saya lebih aktif mengakses dan berbagi informasi di Twitter daripada Facebook, bukan tanpa alasan, setengah tahun terakhir saya melihat Twitter sangat populer dan mudah dalam berbagi informasi. Perkembangan Twitter terus meningkat, sysomos, lembaga analisis social-media merilis jumlah pengguna Twitter dari Indonesia menduduki peringkat ke 6 dunia, fantastis!

Ok, baiklah, di sini tercatat Twitter sangat populer di Indonesia, itu berarti ada ceruk, tapi Indonesia bagian mana? Sysomos melaporkan bahwa Jakarta adalah kota teramai aktivitas tweet-nya di Indonesia, ini berarti Jakarta membuktikan memang sejak dari dulu biangnya keramaian. Lalu siapa biangnya keramaian Jakarta di Twitter? Tengoklah artis, berapa jumlah follower-nya? Padahal tweet-nya biasa saja seputar perbincangan dengan sesama artis dan Jakarta, malahan sering tak bisa bedakan antara nge-tweet dengan chatting, bahkan kontennya tak jelas, intensive, tapi orang suka, follower-nya puluhan ribu, aneh. Belum lagi media seperti Detik, Kompas, Vivanews, Republika, Antaranews, dan sebagainya semua berbau Jakarta!

Tampaknya untuk melawan keberisikan Jakarta saat ini tidak mudah, berisik tak perlu dilawan dengan berisik, cukup kalem tapi informatif saja. Ini bisa dimulai oleh media lokal seperti @Tribunkaltim yang sudah aktif nge-tweet berita lokal, sedangkan Kaltimpost -- saat ditulis blog ini -- malah belum memiliki akun Twitter resmi. Sebenarnya berita lokal tak perlu diragukan, tweeps yang nge-tweet dengan berita-berita positif, valid, dan akurat akan sangat membantu orang lain. Saat mendengar kabar berita dari istri saya tentang kebakaran kilang Pertamina lalu saya cukup panik dan membutuhkan informasi yang jelas, mengingat anak-anak tinggal dekat kilang tersebut dan mengungsi di rumah pakdenya, sedangkan saya sedang di luar kota. Tapi syukurlah saya mendapatkan foto cepat dari tweeps lain dan ini membantu saya dan saya pasang di Facebook. Kemudian Detik dan Liputan 6 memperjelasnya dengan berita. Lagi-lagi, informasi saya dapatkan dari Jakarta.

Jakarta memang berisik.

@suburanugerah

Selasa, Februari 02, 2010

iPad, Sepeda Gunung, dan Gaya Hidup

Di Twitter, beberapa hari ini iPad masih masuk dalam trending topics, cukup lama bertahan, ini berarti masih banyak yang menggunjingkannya, pro dan kontra. Betapa tidak, iPad itu sengaja dibuat kontroversial, secara fisik terlihat cantik memesona namun memiliki kelemahan berupa kemampuannya yang kurang “ngeh”. Setelah membaca sana-sini akhirnya saya menarik kesimpulan secara dangkal bahwa iPad itu consumerism, inspired, fashioned, stylish minded. ;-)

Sementara itu sepeda gunung atau MTB, ini berkaitan dengan momen sepedaan, ada undangan di Facebook untuk ikutan Jambore Sepeda sejauh 26 km. Saya tak bisa ikut karena selain di luar kota juga karena tak punya sepeda, tak mungkin banget kalau pinjam sepeda warna pink milik anak saya. ;-)

Setelah menimbang-nimbang budget tabungan sepertinya cukup untuk membeli sepeda, karena seingat saya dulu tacik yang punya toko sepeda bilang harga sepeda MTB yang ia jual seharga 700 ribuan. Oklah, tunggu cik, sementara saya coba lihat-lihat dulu di toko sepeda yang khusus jual merek Polygon. Begitu sampai di toko, ternyata harganya nggak ketulungan! Kelas terendah sampai tertinggi harganya 1,2 juta sampai 80 juta, belum helm-nya yang 200 ribu. Hm... Jadi minder. Kelas-kelas untuk stylish, gumamku. ;-)

Untuk mengobati keinginan yang berlebihan saya menghibur diri: Sepedaan itu intinya adalah olah raga dan tranportasi, siapapun sepakat bahwa olah raga itu baik untuk kesehatan. Kalaupun ditambah unsur gaya itu hanyalah nomor ke 27, jadi gaya itu bukan prioritas. Time menyebutkan bahwa dengan olah raga selain dapat menjaga kesehatan, juga mencegah gejala penyakit kronis, penyakit jantung, osteoarthritis, gangguan mental (demensia) maupun gangguan fisik, sehingga efeknya mencegah penuaan dini. Dengan demikian semakin sering olah raga akan semakin baik.

Function, style, inexpensive, but not a cheap short, are more important than just stylish. - Gondes.