Tampilkan postingan dengan label Kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Desember 08, 2012

Menilai, Pekerjaan Sulit Dosen selain Mengajar

PERNYATAAN ini setidaknya saya baca dari status jejaring sosial dosen-dosen teknik ITB, UGM dan ITS, selang beberapa bulan lalu. Meski dosen tersebut dari latar belakang disiplin ilmu yang berbeda, tapi konteks pernyataannya sama, sama-sama sulit menilai hasil belajar mahasiswanya selama satu semester. Mahasiswa tsb sebenarnya pandai, tapi kenyataannya mendapatkan nilai kurang.

Saya sendiri sudah membuktikan pernyataan itu ada benarnya, saat mengetahui bahwa mahasiswa ybs sebenarnya pandai dan hasil belajarnya sangat baik, akan tetapi kenyataannya ybs abai terhadap kelengkapan nilai yang lain. Abai? Ya, sepertinya ia tidak peduli jika salah satu nilainya tidak lengkap. Akibatnya, perhitungan nilai akhir secara obyektif keluar dengan hasil kurang memuaskan.

Nah, soal penilaian obyektif inilah yang kadang jadi masalah. Memang, paling mudah adalah penilaian obyektif ini, cukup melihat dari aktivitas dan hasil evaluasi belajarnya, kemudian dibobot dan dijumlahkan, lalu keluarlah nilai akhir, selesai. Namun, penilaian obyektif kadang mengabaikan unsur subyektif, yaitu perilaku (attitude).

Contohnya begini, kemarin saat mengajar pemrograman web, ada mahasiswa yang bisa mengikuti materi dengan cepat. Suatu ketika ia kesulitan dan bertanya mengapa programnya tak berjalan. Saya datang dan melihat apa kesalahan kodenya. Ternyata dalam entri database ia sisipkan beberapa entri dengan kata-kata, maaf, kurang ajar dan sangat tidak sopan. Meski mungkin tidak ditujukan pada saya, namun saya tidak nyaman dan segera tinggalkan ybs tanpa solusi.

Penilaian obyektif itu bukan berarti melepas tanggung jawab moral dan etika. Meski pandai dan hasil evaluasi sangat baik, namun apabila itu semua diperoleh dengan cara curang misalnya, apalagi kurang ajar, maka hal subyektif seperti ini perlu menjadi pertimbangan. Inilah sulitnya menilai itu.

Bagaimana menurut Anda?

Senin, Juli 16, 2007

Susahnya Menilai secara Obyektif

Dua minggu kemarin adalah jadwal ujian akhir semester, dan saya tengah menyediakan waktu khusus untuk menilai ujian akhir matakuliah pemrograman Internet yang harus dipresentasikan. Cukup melelahkan, tapi secara keseluruhan saya sangat puas, karena lebih baik dibanding kelas-kelas sebelumnya yang pernah saya tangani. Hingga deadline sabtu kemarin, yang maju presentasi membludak, saya tidak tahu siapa yang bertugas menjadwal giliran masuk, tapi syukurlah cukup tertib hingga berakhir hampir menjelang sore. Kebanyakan mahasiswa membawa laptop sendiri atau pinjam, jarang ada yang mencoba laptop yang saya sediakan. Bila menggunakan laptop saya, mereka harus instalasi sendiri, sedangkan sistem operasi yang saya sediakan adalah Linux Mint. Mengapa Linux? Biasalah, pindah memindah berkas melalui usb sangat rentan dengan virus macam-macam, saya tidak mau mengambil resiko repot-repot memindai virus yang tentu saja menyita waktu, apalagi bila nantinya virus itu meninggalkan thread atau mengubah registry default, beuh ...

Hasil presentasi materi ujian secara keseluruhan cukup bagus, walaupun ada yang copy-paste dengan kelompok lain, tapi jumlahnya sedikit. Ada program yang setengah jadi, bermasalah alias error, juga ada yang terlalu canggih, misalnya menggunakan banyak javascript atau bahkan xml, maklumlah, mereka asal mencomot dari berbagai sumber di Internet. Untuk materi yang copy-paste dan yang terlalu canggih, tak perlu repot-repot presentasi panjang lebar, saya langsung memberikan soal mudah yang harus dikerjakan dalam waktu 15 menit, hasilnya ada yang bisa, ada yang tidak bisa, dengan demikian saya mudah menilainya. Juga ada yang bukan hasil pekerjaannya sendiri alias dibuatkan, saya tak perlu panjang lebar menanyai macam-macam. Atau ada yang tidak pernah mendapatkan materi soal sebelumnya dari saya, tapi tiba-tiba datang dengan materi soal seenaknya sendiri, saya pun juga tidak ambil pusing an lebih ringkas menilainya. Nah, yang sulit itu adalah menilai mahasiswa yang “dekat” dengan saya, untuk menghidari tidak obyektif, saya mencoba untuk bertanya sesekali, apabila bisa menjawabnya, tentu saya menilai dengan baik, sebaliknya, saya akan menilai apa adanya bila tidak bisa menjawab pertanyaan.

Presentasi ini saya tujukan untuk mencoba melihat kemampuan individual mahasiwa secara obyektif, sehingga memiliki bobot nilai yang sangat bersar dibanding bobot tugas-tugas atau ujian harian lainnya,jadi pengaruhnya sangat besar terhadap kelulusan. Dari sini juga, akhirnya saya menemukan mahasiswa yang benar-benar mahir membuat program sendiri di luar kepala. Walaupun demikian, mungkin ada yang merasa mendapatkan nilai yang tidak sesuai dengan kemampuannya saat itu, nah, itu yang sangat sulit kira-kira dimana letak kesalahannya. Untuk meminimalkan kesalahan, saya memberikan beberapa pertanyaan yang memiliki bobot nilai, misalkan 4 pertanyaan dengan masing-masing pertanyaan memiliki bobot nilai 25. Setidaknya, hasil penilaian ini jauh lebih sportif dibanding dengan ujian tulis yang sering terlihat tidak murni hasil kerja kerasnya sendiri.

Rabu, Juli 04, 2007

Jadwal Nungguin Mahasiswa Presentasi Ujian

Malam ini, baru saja saya menerima presentasi 3 orang mahasiswa dari 125 orang yang akan presentasi tugas kuliah sebagai bagian dari ujian akhir semester, yang sudah hampir 1 bulan lalu saya berikan. Jadwal sudah ditempel di sini, jadi mau tak mau saya harus stand-by nungguin mahasiswa sesuai jadwal tersebut. Semakin malam kok nggak muncul lagi mahasiswa, eh ... ada yang datang, tapi hanya tanya-tanya doang tentang program. Saya pikir, apa terlalu sulit tugas yang saya berikan? Ah ... malah ada yang ketawa "Lha wong tugas kayak gini saja kok nggak bisa, keciiil ...!" Nah loh!

Sudah dech, pulang saja ... hari sudah mau larut malam, yang penting sudah laksanakan pekerjaan, jadi... tinggal lihat hasil akhirnya saja, lulus apa nggak lulus, nungguin terus, cape deeeh...

Selasa, Juni 12, 2007

Kembali ke ... Kuliah dan Tugas Akhir

Kembali ke meja kuliah, saya hanya titip nge-link saja di sini, yang saya tujukan pada mahasiswa saya dalam mata kuliah Pemrograman Internet kelas TI4C, TI4D, dan TI4E serta beberapa kelas yang saya asuh. Materi sebagian juga bisa digunakan untuk belajar mandiri.

Untuk itu silahkan donwnload materi maupun tugas akhir di sini http://subura.stikom-bpp.ac.id

Adapun hasil ujian, bisa jadi akan saya upload juga di alamat tersebut.

Selamat belajar!