Tampilkan postingan dengan label Style. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Style. Tampilkan semua postingan

Rabu, Desember 29, 2010

Pemicu Sakit Maag

Maag sering kambuh? Ini yang kadang sering saya tidak sadari, keasyikan di depan komputer sampai melupakan lainnya maka efek samping yang ditimbulkan bisa banyak, bila berlebihan, kesehatan bisa jadi taruhannya. Saya ingat status FB seorang pakar soft-computing bahwa untuk dirinya, melekan semalam suntuk itu merusak tubuh. Pekerjaan itu penting, namun kesehatan dan kebugaran tubuh lebih penting agar pekerjaan dapat terlaksana dengan baik. Kuncinya ada di pola hidup.

Selain itu, mengutip dari Sumber *) ada beberapa jenis makanan memicu dan memperberat gejala mag. Berikut beberapa jenis makanan dan minuman yang perlu dihindari:
  • Makanan dan minuman yang banyak mengandung gas dan terlalu banyak serat. Misalnya, sawi dan kol, nangka dan pisang ambon, kedondong, buah yang dikeringkan, dan minuman bersoda.
  • Makanan yang merangsang pengeluaran asam lambung seperti kopi, minuman beralkohol 5%- 20%, anggur putih, sari buah sitrus, dan susu.
  • Makanan yang sulit dicerna sehingga memperlambat pengosongan lambung, meningkatkan peregangan lambung, seperti makanan berlemak, kue tar, cokelat, dan keju.
  • Makanan yang merusak dinding lambung, yaitu yang mengandung cuka, merica, bumbu merangsang, dan pedas.
  • Makanan yang melemahkan klep kerongkongan bawah sehingga menyebabkan cairan lambung naik ke kerongkongan, antara lain alkohol, cokelat, makanan tinggi lemak, dan gorengan.

DOK INDOPACIFIC EDELMAN SUMBER: BUKU TIPS BERPUASA RAMADHAN PADA BERBAGAI PENYAKIT KRONIK

Semoga bermanfaat.


Sumber*): http://mirror.unpad.ac.id/koran/mediaindonesia/2010-08-11/mediaindonesia_2010-08-11_011.pdf

Selasa, Februari 02, 2010

iPad, Sepeda Gunung, dan Gaya Hidup

Di Twitter, beberapa hari ini iPad masih masuk dalam trending topics, cukup lama bertahan, ini berarti masih banyak yang menggunjingkannya, pro dan kontra. Betapa tidak, iPad itu sengaja dibuat kontroversial, secara fisik terlihat cantik memesona namun memiliki kelemahan berupa kemampuannya yang kurang “ngeh”. Setelah membaca sana-sini akhirnya saya menarik kesimpulan secara dangkal bahwa iPad itu consumerism, inspired, fashioned, stylish minded. ;-)

Sementara itu sepeda gunung atau MTB, ini berkaitan dengan momen sepedaan, ada undangan di Facebook untuk ikutan Jambore Sepeda sejauh 26 km. Saya tak bisa ikut karena selain di luar kota juga karena tak punya sepeda, tak mungkin banget kalau pinjam sepeda warna pink milik anak saya. ;-)

Setelah menimbang-nimbang budget tabungan sepertinya cukup untuk membeli sepeda, karena seingat saya dulu tacik yang punya toko sepeda bilang harga sepeda MTB yang ia jual seharga 700 ribuan. Oklah, tunggu cik, sementara saya coba lihat-lihat dulu di toko sepeda yang khusus jual merek Polygon. Begitu sampai di toko, ternyata harganya nggak ketulungan! Kelas terendah sampai tertinggi harganya 1,2 juta sampai 80 juta, belum helm-nya yang 200 ribu. Hm... Jadi minder. Kelas-kelas untuk stylish, gumamku. ;-)

Untuk mengobati keinginan yang berlebihan saya menghibur diri: Sepedaan itu intinya adalah olah raga dan tranportasi, siapapun sepakat bahwa olah raga itu baik untuk kesehatan. Kalaupun ditambah unsur gaya itu hanyalah nomor ke 27, jadi gaya itu bukan prioritas. Time menyebutkan bahwa dengan olah raga selain dapat menjaga kesehatan, juga mencegah gejala penyakit kronis, penyakit jantung, osteoarthritis, gangguan mental (demensia) maupun gangguan fisik, sehingga efeknya mencegah penuaan dini. Dengan demikian semakin sering olah raga akan semakin baik.

Function, style, inexpensive, but not a cheap short, are more important than just stylish. - Gondes.