Jumat, Mei 26, 2006

Perancangan benang mbulet

Entahlah, saya sendiri sebenarnya belum pernah mengikuti kuliah perancangan sistem informasi, tapi nggak tahu tiba-tiba saya bisa membuat sistem informasi, herannya, kadang teori lebih sulit daripada langsung membuat. Aneh khan?
Begini, saya sering menjumpai, menemukan, bahkan yang sudah terjilid rapi laporan tugas akhir atau skripsi yang aneh secara teori. Saya nggak tahu apakah saya sendiri yang nggak ngerti karena nggak pernah kuliah ilmu komputer ataukah ada teori lain yang menjelaskan hal itu. Salah satu yang membuat saya aneh adalah jika tugas akhir itu membahas masalah program berbasis data, masalah perancangan sistem tidak memiliki acuan dasar yang tetap, selalu saja berubah. Misalnya pada bagian atau bab perancangan sistem, Data Dictionary selalu muncul dan dibahas lebih dulu baru kemudian Context Diagram hingga DFD leveled. Malah ada yang langsung bisa membuat database dulu. Nah, inilah yang aneh.

Sepanjang sepengetahuan saya, Context Diagram adalah garis besar secara umum yang di-detailkan DFD leveled yang didalamnya terdapat Data Flow yang membutuhkan Data Dictionary, dari sini kebutuhan struktur tabel rancangan database diketahui untuk kemudian disusun.

Begitu juga saat menampilkan diagram relasi, seringnya langsung frontal menempel berbagai tabel semrawut seperti benang mbulet tanpa dijelaskan maksud hubungan antar tabel tersebut untuk apa, dijamin yang baca bingung dech :)

Kata teman saya, ketika otak Kita menerima pesan atau informasi yang baru, Kita cenderung menerimanya tanpa melalui verifikasi kebenaran informasi itu lebih lanjut. Susahnya apabila informasi yang diperoleh mengandung ketidakbenaran/keliru, kemudian diterima dan melekat begitu saja pada otak, maka akan sulit menerima informasi yang sama walaupun informasi itu adalah benar.
Well … mungkin ada yang bisa menjelaskan?

1 komentar:

  1. Hehehe...
    Memang secara teori mbulet, tp tetap harus mengerti agar mendapatkan desain yang SIP.

    BalasHapus