Kamis, Desember 25, 2008

Generasi Instan

Kecut rasanya melihat beberapa blog yang berisi komentar minta dikirimi tutorial, kode program, atau bahkan minta dituntun langsung tahap demi tahap, padahal di artikel blog tersebut sudah dijelaskan secara ringkas dan sedikit membutuhkan aktivitas pembacanya. Sepertinya, pembaca tak mau repot dan ingin langsung cepat selesai secara instan. Secara singkat saya menggarisbawahi ada dua macam komentator generasi instan ini, yang satu sekedar basa-basi bertanya ala kadarnya tanpa berharap banyak atas respon penulis, mirip spammer yang melempar spam-nya begitu saja dan lari (hit and run), kemudian yang kedua memang bertanya demikian apa adanya karena ketidaktahuannya.

Bagi saya apabila sebagai penulis, ciri yang satu bisa ditebak pada jenis komentarnya yang tidak serius, bisa juga dibumbui pujian macam-macam seolah-olah mendukung dan serius, padahal intinya hanya “minta dikirimi” saja. Bahkan yang bersangkutan tak segan-segan menyisipkan taut yang mengarah pada iklan. Untuk itu, jawaban yang tepat adalah dengan basa-basi juga atau cukup diabaikan saja. Sedang komentator kedua, jawaban bisa bermacam-macam, biasanya yang bersangkutan bertanya karena memang “tersesat” pada pilihan informasi yang tidak tepat, sehingga jawabannya adalah menanyakan kembali apa yang sebenarnya dibutuhkan dan mengarahkan pada artikel yang dimaksud.

Tapi itu semua tergantung pada penulisnya, apabila ia suka dengan komentator generasi instan ini untuk alasan tertentu, sah-sah saja dan ditanggapi seperlunya. Dan bila berada di posisi komentator, sebaiknya biasakan dengan komentar yang relevan dengan artikel yang dimuat, lebih dulu baca selengkapnya, pelajari lebih dalam dan bertanya apabila menemui kesulitan, usahakan ada effort yang telah dikerjakan. Komentator hendaknya tidak terlalu menuntut jawaban yang tepat dan cepat dari penulis, karena bisa jadi perbedaan persepsi atas pertanyaan yang diajukan, atau dalam kondisi yang tidak memungkinkan untuk dijawab atau karena sebab lainnya. Hargai si penulis atas usaha yang telah dikeluarkan secara sukarela untuk menulis artikel tersebut.

Penyangkalan: Pendapat di atas ditulis berdasarkan pengamatan secara singkat pada berbagai blog terkait dan pengalaman sendiri. Penulis tidak bertanggung jawab atas penggunaan artikel ini yang dapat merugikan pihak tertentu.

Minggu, Desember 21, 2008

Merasakan OpenSolaris


Nggak salah memang, OpenSolaris ini sepertinya akan menjadi besar dengan filosofi open-source yang diadopsinya, apalagi beberapa waktu lalu melihat sendiri dari dekat back-end provider telekomunikasi nasional menggunakan Solaris. OpenSolaris adalah derivative Solaris, beda sama sekali dengan Linux, tampak mirip saja sedikit seperti menggunakan Gnome Desktop, belum ada pilihan KDE. Beberapa command-line di Linux kabarnya dinyatakan berbahaya bila digunakan di sini, alasan pastinya belum saya temukan, seperti cara singkat shutdown. Kalau di Linux, shutdown biasa menggunakan poweroff, reboot, dkk. Meski command tersebut bisa dijalankan di OpenSolaris, tapi khusus OpenSolaris dan Solaris, perintah yang lebih aman dan cocok adalah shutdown Command, misalnya: # shutdown -i5 -g0 -y

Yang menarik, repository-nya cukup lengkap dan update, penasaran?

Minggu, Desember 14, 2008

Internet: Jangan Percaya Siapapun


Jangan percayai siapapun di Internet, begitu bilangnya detikinet.com, nah loh!

Penyangkalan: Gambar di atas ini diambil dari screenshot layar Detikinet.Com, dan tulisan merujuk ke sumbernya langsung. Penulis tidak bertanggung jawab atas penggunaan artikel ini dan itu apabila ada pihak yang merasa dirugikan, tersinggung atau tersungging dengan membaca atau merujuk artikel ini dan itu.

Pikirkan Sekali lagi Sebelum Posting Blog

Blog itu bebas, cenderung subyektif, dan kadang membuat narsis pemiliknya, apalagi bila ada keinginan untuk menjadi populer. Hanya karena ingin menjadi populer, hal-hal yang tidak rasional atau cenderung negatif bisa berbuntut masalah, menjadi rumit, dan semakin rumit. Untuk menyampaikan pendapat yang diposting di blog, adakalanya tanpa konfirmasi, seperti pendapat pribadi yang berdasarkan pengalaman hidup. Namun apabila sudah menyangkut pernyataan atau opini tentang sesuatu apalagi menyerempet-rempet, sebaiknya juga menggunakan kaidah jurnalistik yang memadai dan berimbang, mengambil jalan tengah dan tak memvonis atau tidak merugikan pihak lain. Saya sendiri biasanya hanya menggunakan model bebas, namun tetap mengacu pada sumber-sumber yang relevan, diusahakan dapat dipercaya dan mudah-mudahan mudah diverifikasi. Penulisan yang mbeler akibat perujukan sumber yang tak jelas hanya akan menjadi sampah tak berarti yang membuat mata pedih, otak rupeg dan hati teriris, apalagi mengundang penyidik cyber-crime melirik terus.

Penyangkalan
: pendapat di atas ini adalah pendapat pribadi, tak ada sumber rujukan, dan ditulis asal-asalan tanpa dasar yang jelas karena habis makan roti enak. Penulis tidak bertanggung jawab atas penggunaan artikel ini dan itu apabila ada pihak yang merasa dirugikan, tersinggung atau tersungging dengan membaca atau merujuk artikel ini dan itu.

Sabtu, Desember 06, 2008

IT Salary Benchmark Survey 2008

Dari hasil mengikuti survey yang diadakan oleh ZDnet Asia beberapa hari lalu, saya mendapatkan data yang cukup lengkap tentang Indonesia IT Salary and Skills Report 2008, berikut sebagian screenshot Regional Insight.



Minggu, November 09, 2008

Photoblog: UGM Sunday Morning


UGM Sunday Morning
Originally uploaded by suburanugerah

Sunday Morning atau Sunmor, begitu biasanya disebut. Setiap minggu pagi di seputaran kampus UGM biasanya selalu ramai dengan hiruk pikuk pasar layaknya tempat wisata, mulai dari mahasiswa, pegawai hingga dosen bisa menggelar dagangan segala macam. Seorang teman yang juga alumni jika ada kesempatan selalu berkeliling jalan kaki menawarkan voucher seluler ke pengunjung. "Lumayan, di sini langsung dapat banyak hehehe..." begitu katanya.

Sementara itu di boulevard depan Grha Sabha ada andong mini antik yang kusirnya berada di samping kanan, sekali naik berputar dari utara menuju selatan cukup membayar Rp 5.000,- saja, anak-anak biasanya suka. Hmm... kalau jadi kusirnya, apa nggak bikin sakit encok ya, miring terus... :-)

Photoblog: UGM Pasca Puting Beliung


UGM Pasca Puting Beliung
Originally uploaded by suburanugerah

Sabtu pagi, 08/11, pasca puting beliung kemarin di UGM, sisa-sisa pohon besar bertumbangan, mahasiswa, dosen, dan pegawai bahu membahu memulihkan infrastruktur yang rusak. Tampak pohon besar di depan Grha Sabha Pramana roboh menjadi pusat perhatian fotografer pemula. :-)

Jumat, November 07, 2008

Serangan Puting Beliung Tumbangkan Jaringan Internet UGM

Menjelang ashar sore tadi hujan deras disertai angin kencang mengganggu konsentrasi saya, yang ketika itu sedang asyik chatting dengan rekan dari Jepang, Malang dan Jakarta. Saya lihat di luar rumah angin cukup ribut, pohon bergoyang keras, padahal tak jauh dari situ angin puting beliung memporakporandakan kampus UGM, tepatnya di utara kantor pusat hingga bunderan UGM. Dari investigasi di lapangan petang tadi kondisinya cukup parah, dari arah perumahan dosen atap rumah berantakan, pohon-pohon besar sekitar gedung Graha Sabha Pramana tumbang acak-acakan. Banyak pedagang kocar-kacir, baliho besar Bank Mandiri ambruk ke arah utara, konter pakaian import depan Bank Mandiri lenyap, atap kopma UGM berantakan, hanya saja halte bus Transjogja di depan kopma UGM masih aman dan bisa digunakan, meski demikian papan penunjuk arah perempatan Mirota Kampus hampir roboh. Syukurlah kondisi cepat dikendalikan, mudah-mudahan tidak ada korban jiwa. Malam ini banyak yang tidak berdagang makanan lesehan sepanjang jalan Kaliurang area kampus UGM, karena kondisinya gelap berantakan dan sedang dilakukan pembersihan langsung petugas di lapangan.

Akibat musibah ini, jaringan Internet di UGM dipastikan lumpuh untuk beberapa waktu lamanya, saya belum tahu konfirmasi resmi dari pengelola jaringan UGM maupun lokal kampus saya. Hingga saya tulis posting ini saya tidak bisa mengakses email, website, maupun sistem dengan domain ugm.ac.id. Mudah-mudahan segera pulih kembali, as soon as possible.

***************************************
Update, Sabtu, 08/11/2008
Siang ini sekitar pukul 14.00 Wib sudah bisa mengakses email maupun situs MTI, situs resmi UGM juga sudah bisa diakses dari luar, hanya saja beberapa situs masih belum pulih. Meski demikian, ini berarti kurang dari 24 jam jaringan Internet secara bertahap dipulihkan kembali. Trims banget.

Minggu, November 02, 2008

Photoblog: Gerabah Kasongan Bantul


Gerabah Kasongan
Originally uploaded by suburanugerah

Medio Juni - Juli lalu saya mengunjungi pusat kerajinan gerabah di Kasongan Bantul Yogyakarta. Keistimewaan daerah ini adalah hampir semua penduduknya memiliki produksi keramik antik dengan harga yang relatif terjangkau. Saat saya singgah ke salah satu rumah produksi terlihat tengah melakukan pekerjaan packing dalam satu container untuk diekspor ke Australia. Di lain tempat, menurut penjaga galery yang saya temui mengatakan pernah melakukan export ke Belanda, Italia dan beberapa negara Eropa lainnya.

Saya belum tahu apakah krisis global akhir-akhir ini memberikan pengaruh yang cukup berarti pada proses produksi. Pasalnya, dari informasi yang saya dapat justru perolehan pendapatan terbesar adalah melalui export ke luar negeri.

Berminat memiliki?

Photoblog: Ontang-anting


Dufan 2008
Originally uploaded by suburanugerah

Ini foto Ontang-anting namanya, ada di Dunia Fantasi Taman Impian Jaya Ancol. Ya, kamis lalu bersama teman-teman saya mampir ke sini setelah selama 3 hari mengunjungi beberapa perusahaan berskala enterprise di ibu kota. Kondisi Dufan hampir sama dengan tahun-tahun sebelumnya, sudah 3x ini hampir berturut-turut tiap tahun (kecuali 2007) saya mengunjunginya, weleh...

Karena sudah banyak permainan yang pernah dicoba, kali ini saya mengikuti saja apa maunya teman, menjajal kereta cepat halilintar, bumper car, wahana 3D, perang bintang, dan makan planet bakso hehehe... Ya, hanya itu saja, paling banyak cuman bengong cangkruk pinggir jalan sambil cekikikan bareng teman, terus balik ke Jogja lewat Bandung... :-)